01 Nov 2023
Mengenal Jenis-Jenis Alergi
Alergi makanan adalah bagian dari reaksi hipersensitivitas, yakni hiperesponsivitas imunologik terhadap antigen spesifik, dapat berasal dari makanan atau mikroorganisme patogen. Alergi makanan merupakan reaksi sistem imun yang terjadi setelah paparan terhadap makanan tertentu.
Alergi umum terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun. Reaksi alergi pada anak yang muncul bisa bermacam-macam, mulai dari reaksi ringan hingga reaksi berat yang mengancam nyawa. Oleh karena itu, orang tua perlu melakukan upaya pencegahan dengan menghindarkan anak dari pemicu alergi.
Jenis alergi yang banyak terjadi, yaitu:
Alergi terhadap obat-obatan
Alergi terhadap makanan
Alergi terhadap serangga
Alergi terhadap lateks
Alergi terhadap jamur
Alergi terhadap hewan peliharaan
Alergi terhadap serbuk sari.
Beberapa yang dapat menyebabkan alergi, antara lain:
Gigitan atau sengatan serangga, misalnya sengatan lebah.
Makanan, seperti kerang, kacang kacangan, makanan laut, atau susu.
Partikel di udara, misalnya bulu hewan, tungau debu, atau serbuk sari.
Obat-obatan.
Zat yang bersentuhan dengan kulit secara langsung, seperti bahan kimia pada parfum, sabun, sampo, atau bahan lateks.
Gejala alergi yang sering muncul, antara lain :
Bersin-bersin, hidung gatal, berair dan tersumbat.
Kulit memerah dan gatal.
Kulit kering dan pecah-pecah.
Mata memerah, gatal dan berair.
Pembengkakan di bibir, lidah dan kelopak mata.
Sakit perut, muntah dan diare.
Batuk dan sesak napas.
Beberapa cara berikut ini dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah alergi, yaitu:
Mengoleskan lotion anti serangga saat bepergian.
Menghindari penggunaan parfum yang bisa menarik perhatian serangga.
Menggunakan masker saat keluar rumah.
Membersihkan rumah secara rutin.
Menghindari penggunaan kemoceng, karena dapat menyebarkan alergen.
Membersihkan perabotan dengan kain bersih yang dibasahi air atau cairan pembersih, atau alat penyedot debu.
Membuka jendela atau pintu agar sirkulasi udara lebih lancar.
Menempatkan hewan peliharaan di luar rumah atau di satu ruangan khusus.
Memandikan hewan peliharaan dan membersihkan kandangnya secara rutin.
Membaca label kemasan makanan untuk mengetahui bahan-bahannya sebelum mengonsumsinya.
Membersihkan dapur agar terhindar dari lumut.
Menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan, mandi dan sikat gigi secara teratur.