Kenali lebih dalam Wasting Pada Anak
Kenali lebih dalam Wasting Pada Anak
Wasting merupakan masalah gizi yang sifatnya akut, sebagai akibat dari peristiwa yang terjadi dalam waktu yang tidak lama seperti kekurangan asupan makanan.
Menurut Kemenkes wasting ditandai dengan kurangnya berat badan menurut panjang/tinggi badan anak (BB/TB).
Tubuh anak menjadi tidak proporsional karena berat badannya kurus tidak sepadan dengan tinggi badannya.
Faktor penyebab langsung, sebagai berikut:
- Asupan makanan yang tidak memenuhi jumlah dan komposisi zat gizi yang memenuhi syarat makanan beragam, bergizi seimbang, dan aman
- Menderita penyakit infeksi
- Demam membuat tidak nafsu makan
- Diare
- Penyakit Primer Kompleks Tuberkolosis
Faktor penyebab tidak langsung, sebagai berikut:
- Ketersediaan kelengkapan bahan pangan
- Tidak memenuhi makan setiap 3 kali sehari
- Asuhan ibu dan anak
- Kebersihan lingkungan yang buruk
- Kurangnya Pemanfaatan fasilitas Kesehatan
Dampak Wasting, sebagai berikut:
- Anak wasting meningkatkan risiko tumbuh stunting
- Gangguan perkembangan kognitif
- Menurunnya kemampuan belajar
- Berkurangnya massa tubuh (otot, organ tubuh, dan tulang)
Pencegahan Wasting dengan aktif membawa balita ke posyandu atau tempat-tempat kesehatan yang ada untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak setiap bulannya dengan melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan kemudian dipantau melalui KMS (Kartu Menuju Sehat). Mendapatkan imunisasi lengkap untuk mencegah penyakit infeksi. Mengkonsumsi makanan yang mengandung energi guna mendukung kenaikan berat badan seperti nasi, jagung, kentang, gandum, umbi-umbian dan makanan yang bergizi lainnya.
Mengkonsumsi nutrisi lainnya seperti protein, vitamin, serta mineral, guna mempercepat pembentukan jaringan baru seperti daging, ayam, ikan, susu, telur, sayuran dan buah-buahan. Meningkatkan pemantauan status gizi anak dan lakukan deteksi dini ke Posyandu dan Dokter untuk penanganan segera. Pentingnya perhatikan tumbuh kembang anak untuk mempertahankan kesejahteraan keluarga.