IGD 24 JAM: (0536) 3226193
Beranda Profil RS Layanan & Fasilitas Dokter Kami Jadwal Dokter Ketersediaan Kamar Berita Artikel Kesehatan Galeri

Info

Kontak Karier
Pusat Informasi & Edukasi

Berita & Artikel Kesehatan

Tips kesehatan ibu & anak, info kegiatan, indikator mutu rumah sakit, dan pengumuman resmi RSIA Yasmin.

Berita & Kegiatan Rumah Sakit

Artikel & Tips Edukasi Kesehatan

Hari Vitiligo Sedunia Artikel Edukasi
25 Jun 2025

Hari Vitiligo Sedunia

Hari Vitiligo Sedunia diperingati tiap 25 Juni setiap tahunnya untuk menyebarkan kesadaran akan penyakit langka bernama vitiligo dan memberi dukungan kepada mereka yang tengah berjuang melawan penyakit ini. Penyakit ini dapat menyebabkan kulit tampak belang karena warna kulit asli akan hilang di area tertentu. Pada dasarnya, penyakit vitiligo tidaklah menular ataupun berbahaya. Hari Vitiligo Sedunia menjadi pengingat akan pentingnya penerimaan terhadap keberagaman tampilan kulit manusia. Peringatan ini mengangkat kesadaran tentang vitiligo, yaitu kondisi autoimun yang menyebabkan hilangnya pigmen kulit secara bertahap. Hari ini dirayakan secara global, baik oleh individu yang hidup dengan vitiligo maupun oleh komunitas pendukungnya. peringatan ini juga digunakan untuk mendidik masyarakat agar tidak memandang vitiligo sebagai hal negatif. Dengan peringatan Hari Vitiligo Sedunia tahun ini, harapannya adalah masyarakat dapat lebih memahami dan mendukung mereka yang hidup dengan vitiligo. "Inovasi untuk Setiap Kulit"
Hari Vitiligo Sedunia 2026 Artikel Edukasi
25 Jun 2025

Hari Vitiligo Sedunia 2026

Hari Vitiligo Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian, dan dukungan terhadap individu yang hidup dengan vitiligo. Vitiligo merupakan kondisi kulit yang ditandai dengan hilangnya pigmen melanin sehingga muncul bercak-bercak putih pada berbagai bagian tubuh. Kondisi ini tidak menular, bukan akibat kurangnya kebersihan, dan dapat dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun latar belakang. Peringatan Hari Vitiligo Sedunia mengajak kita semua untuk menghapus stigma, diskriminasi, serta kesalahpahaman yang masih sering dihadapi oleh penyandang vitiligo. Setiap individu berhak mendapatkan penghormatan, kesempatan yang sama, dan lingkungan yang mendukung untuk menjalani kehidupan dengan percaya diri. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa vitiligo adalah kondisi medis yang memerlukan perhatian dan dukungan, baik dari keluarga, tenaga kesehatan, maupun lingkungan sekitar. Kepedulian dan penerimaan sosial memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup penyandang vitiligo. Mari jadikan Hari Vitiligo Sedunia 2026 sebagai pengingat bahwa keberagaman adalah bagian dari keindahan kehidupan. Bersama kita bangun masyarakat yang lebih inklusif, menghargai perbedaan, serta mendukung setiap individu untuk hidup sehat, produktif, dan percaya diri. Selamat Hari Vitiligo Sedunia 2026. Tingkatkan Kesadaran, Hapus Stigma, dan Rayakan Keberagaman.
Hari Bidan Nasional Artikel Edukasi
24 Jun 2025

Hari Bidan Nasional

Hari Bidan Nasional diperingati setiap tanggal 24 Juni di Indonesia. Hari Bidan Nasional diperingati sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa bidan dalam mendampingi prosess kehidupan sejak dini. Mengutip Kemenkes, bidan berperan penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi terutama di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Hari Bidan Nasional tidak sekadar menjadi momen seremonial, tetapi juga ajakan untuk menghargai pengabdian bidan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Selamat Hari Bidan Nasional.
Memperingati Hari Otak Sedunia 2026 Artikel Edukasi
22 Jun 2025

Memperingati Hari Otak Sedunia 2026

Dalam rangka memperingati Hari Otak Sedunia 2026, mari bersama meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan otak sebagai pusat kendali seluruh fungsi tubuh. Otak berperan dalam mengatur kemampuan berpikir, mengingat, belajar, berbicara, bergerak, mengendalikan emosi, hingga mengoordinasikan berbagai organ tubuh. Oleh karena itu, menjaga kesehatan otak merupakan investasi penting untuk kualitas hidup yang optimal di setiap tahap kehidupan. Kesehatan otak dapat dipelihara dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, tidur yang cukup, mengelola stres dengan baik, tidak merokok, membatasi konsumsi alkohol, serta mengendalikan faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes melitus, kolesterol tinggi, dan obesitas. Selain itu, menjaga otak tetap aktif melalui kegiatan membaca, belajar hal baru, atau aktivitas yang melatih daya ingat juga dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif. Jangan abaikan gejala gangguan pada otak, seperti sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, gangguan bicara, kejang, penurunan kesadaran, atau perubahan perilaku yang tidak biasa. Apabila mengalami keluhan tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Mari jadikan Hari Otak Sedunia 2026 sebagai momentum untuk semakin peduli terhadap kesehatan otak, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Dengan menjaga kesehatan otak sejak dini, kita dapat mendukung kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas. RSIA Yasmin Palangka Raya senantiasa mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah penting dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan otak.
Yuk Simak Tentang Hepatitis Artikel Edukasi
15 Jun 2025

Yuk Simak Tentang Hepatitis

Hepatitis merupakan suatu penyakit yang sudah umum dikenal masyarakat. Penyakit Hepatitis adalah suatu penyakit yang terjadi akibat adanya peradangan pada organ hati atau liver. Keadaan ini dapat terjadi akibat adanya infeksi virus, bahan kimia, kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, dan gangguan kekebalan tubuh (autoimun). Seperti diketahui, hati merupakan organ yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Hal ini karena hati berfungsi menghasilkan empedu, mengurai berbagai zat, menetralisir racun, mengaktifkan enzim, menghancurkan sel darah merah dan berbagai fungsi lainnya. Penyakit ini umumnya tidak menunjukkan gejala (asimtomatis) hingga terjadinya kerusakan yang dapat menganggu fungsi hati. Adapun beberapa gejala yang biasa muncul pada penderita hepatitis sebagai berikut: Sakit atau rasa tidak nyaman pada perut Urine berwarna gelap Selera makan menurun Demam Penyakit kuning (khususnya ditandai warna kekuningan pada kulit dan mata) Lesu dan mengantuk Mual dan pusing Pembengkakan karena penimbunan cairan (edema) Nyeri persendian Warna fases pucat Kulit gatal Faktor ini sangat erat kaitannya dengan penularan virus hepatitis, misalnya : Air yang tidak layak konsumsi atau mencuci peralatan makan Fasilitas sanitasi yang kurang misalnya kamar mandi dan Toilet Kontak dengan alat jarum suntik bekas Berikut ini beberapa cara pencegahan kondisi yang dapat dilakukan : Melakukan vaksinasi Tidak konsumsi alkohol Menjaga kebersihan sumber air Mencuci bahan makanan yang akan dikonsumsi Tidak berbagi sikat gigi, pisau cukur, atau jarum suntik dengan orang lain Tidak menyentuh darah tanpa sarung tangan pelindung.
Muntaber atau Gastreoenteritis Artikel Edukasi
10 Jun 2025

Muntaber atau Gastreoenteritis

Muntaber atau Gastreoenteritis adalah penyakit menular. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau parasit di saluran pencernaan. Kuman tersebut keluar bersama fases dan dapat mengontaminasi makanan, air dan benda. Apabila dibiarkan, muntaber dapat menyebabkan dehidrasi, yang bisa memicu komplikasi berbahaya, mulai dari gagal ginjal hingga koma. Oleh karena itu, muntaber oerlu di waspadai dan segera ditangani jika makin memburuk. Muntaber paling sering disebabkan oleh virus jenis Rotavirus dan Notavirus. Namun, virus jenis Astrovirus Adnovirus juga bisa menyebabkan muntaber. Selain virus, muntaber juga disebabkan oleh : 1. Infeksi bakteri, seperti penyakit tipes dan disentri 2. Infeksi parasit, seperti amebiasis 3. Paparan zat kimia atau racun 4. Reaksi zat kimia atau racun 5. Reaksi obat-obatan, seperti antibiotik Gejala utama muntaber atau gestroentritis adalah diare, serta mual dan muntah, yang muncul 1-3 hari setelah terinfeksi. Gejala umumnya akan berlangsung selama 1-2 hari, tetapi bisa juga hingga 14 hari. Penderita muntaber juga dapat mengalami gejala lain, seperti: 1. Sakit atau kram perut 2. Hilang nafsu makan 3. Sakit kepala 4. Nyeri otot atau sendi 5. Demam Faktor Resiko mengalami muntaber, yaitu: 1. Anak kecil 2. Lingkungan yang banyak orang berkumpul dalam jarak dekat 3. Lanjut usia 4. Daya taha tubuh lemah Cara yang bisa dilakukan untuk  mencegah terjadinya penularan muntaber, antara lain: 1.  Cuci tangan dengan rutin 2. Jangan berbagi peralatan makan dan mandi pribadi 3. Hindari mengonsumsi makanan setengah matang 4. Jangan melakukan kontak erat dengan orang yang sedang sakit, terutama diare 5. Cuci sayur atau buah-buahan sampai benar-benar bersih sebelum dikonsusmsi 6. Belilah air minum dalam kemasan jika yang ada tidak terjamin kebersihannya 7. Hindari mengonsumsi es batu yang kebersihannya tidak terjamin, karena bisa jadi air yang digunakan sudah terkontaminasi oleh virus 8. Pastikan anak mendapatkan vaksin rotavirus sejak usia 2 bulan.
Kenali Kista Ovarium, Waspadai Gejalanya Sejak Dini Artikel Edukasi
04 Jun 2025

Kenali Kista Ovarium, Waspadai Gejalanya Sejak Dini

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan, atau terkadang berisi jaringan maupun bahan semipadat, yang tumbuh pada atau di dalam ovarium (indung telur). Sebagian besar kista ovarium berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala. Namun, apabila ukurannya membesar atau terjadi komplikasi, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah atau panggul, perut terasa penuh, kembung, atau membesar, nyeri saat menstruasi, nyeri saat berhubungan seksual, buang air kecil lebih sering akibat tekanan pada kandung kemih, serta menstruasi yang tidak teratur pada beberapa kasus. Meskipun gejala tersebut tidak selalu disebabkan oleh kista ovarium, pemeriksaan oleh dokter tetap diperlukan untuk mengetahui penyebabnya secara pasti. Deteksi dini melalui pemeriksaan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi merupakan langkah terbaik untuk memastikan diagnosis serta menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi setiap pasien. Semakin dini kelainan terdeteksi, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang optimal dan mencegah terjadinya komplikasi. RSIA Yasmin Palangka Raya siap memberikan pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi melalui dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang profesional dan berpengalaman. Jangan ragu untuk berkonsultasi apabila Anda mengalami keluhan pada sistem reproduksi. Pemeriksaan sejak dini adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup Anda.
Hari Lahir Pancasila Artikel Edukasi
01 Jun 2025

Hari Lahir Pancasila

Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada tahun 2025, peringatan ini kembali digelar dengan tema Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya. Tema ini menjadi seruan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara yang mempersatukan bangsa. Makna Hari Lahir Pancasila jauh lebih dalam daripada sekadar upacara tahunan. Hari Lahir Pancasila memiliki makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia karena menjadi lambang persatuan dan kesatuan, sekaligus landasan ideologis bagi negara. Dengan demikian, peringatan ini tidak hanya bersifat simbolik atau seremonial, tetapi merupakan kesempatan untuk merefleksikan dan menghidupkan semangat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Hari Lahir PANCASILA ????
Hari Tembakau Sedunia Artikel Edukasi
31 May 2025

Hari Tembakau Sedunia

Setiap tanggal 31 Mei, masyarakat global memperingati Hari Tembakau Sedunia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang bahayanya penggunaan tembakau serta mendorong langkah-langkah menuju dunia yang bebas dari tembakau. Menurut laporan WHO, ada sekitar 8 juta kasus kematian setiap tahunnya akibat mengonsumsi tembakau. Tembakau merupakan penyebab utama terjadinya gangguan pernapasan, seperti penyakit paru obstruktif kronik, tuberkulosis, hingga penyakit paru-paru lainnya. Untuk memperkuat kampanye global, WHO juga mengusung tema khusus setiap tahunnya. Mengutip laman resmi WHO, di tahun 2025 ini, tema yang diangkat adalah "Mengungkap Daya Tarik: Mengungkap Taktik Industri Terhadap Produk Tembakau dan Nikotin" Kampanye ini fokus untuk membuka mata publik, terutama generasi muda, terhadap taktik manipulatif industri tembakau dan nikotin. WHO juga mendorong kebijakan yang lebih ketat, seperti pelarangan rasa tertentu dalam produk tembakau demi melindungi kesehatan masyarakat secara luas. Yuk jaga kesehatan ya.
Butuh bantuan medis? Chat kami!