Apa perbedaan tekanan darah rendah dan kurang darah?
Apa perbedaan tekanan darah rendah dan
kurang darah?
Hipotensi atau tekanan darah rendah adalah kondisi ketika tekanan darah jauh lebih rendah dari yang seharusnya. Saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri. Tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah.
Jika tekanan darah terlalu rendah, kondisi tersebut bisa menyebabkan aliran darah ke otak dan organ vital lainnya seperti ginjal menjadi terhambat atau berkurang.
Faktor risiko hipotensi, sebagai berikut:
Faktor usia, pengobatan dan kondisi cuaca. Cuaca udara yang lebih panas bisa membuat tekanan darah menurun.
Gejala hipotensi, sebagai berikut:
- Pusing
- Pingsan
- Mual atau muntah
- Penglihatan kabur atau terdistorsi
- Napas cepat dan dangkal
- Kelelahan atau kelemahan
- Merasa alelah atau lesu
- Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
Pencegahan hipotensi, sebagai berikut:
- Tidak konsumsi alkohol
- Minum air putih yang banyak
- Pola makan yang baik
- Tidak berdiri terlalu lama
Kurang darah atau Anemia
Sedangkan kurang darah atau anemia adalah gangguan darah yang ditandai dengan jumlah sel darah merah yang rendah atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik.
Sel darah merah memiliki kandungan protein ber-zat besi yang disebut hemoglobin yang berfungsi untuk mengikat dan menyalurkan oksigen untuk sel-sel tubuh.
Pada kondisi anemia jumlah sel darah merah dan hemoglobin berkurang sehingga oksigen tidak tersuplai dengan baik dan penderita mengeluh lemas dan pucat.
Penyebab anemia adalah sebagai berikut:
- Adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh
- Memiliki riwayat masalah kesehatan kronis
- Faktor genetik, apabila orang tua memiliki riwayat anemia dan penyakit kelainan darah terkait lainnya
- Memiliki masalah kesehatan dengan sumsum tulang belakang
- Sedang dalam masa kehamilan
- Kekurangan asupan vitamin dan mineral
Gejala kurang darah atau anemia adalah sebagai berikut:
- Pusing dan sakit kepala
- Lemas dan mudah lelah
- Napas pendek
- Nyeri pada dada
- Kaki dan tangan dingin
- Kulit terlihat pucat
- Detak jantung tidak teratur
- Lebih cepat atau lebih sering mengantuk
- Sembelit (konstipasi)
- Kuku menjadi rapuh
- Lidah terasa sakit
Cara Mencegah Anemia (Kurang Darah) sebagai berikut:
Anemia disebabkan oleh rendahnya jumlah sel darah merah akibat kekurangan zat besi, asam folat, atau vitamin B12. Beberapa cara mencegah anemia adalah sebagai berikut:
- Memastikan kebutuhan vitamin C dalam tubuh terpenuhi agar penyerapan zat besi bisa berjalan maksimal
- Mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung kalsium
- Mengurangi konsumsi minuman berkafein.
Jika kamu atau anggota keluarga memiliki tanda dan gejala hipotensi (tekanan darah rendah dan anemia (kurang darah), segeralah konsultasi dengan dokter di Fasilitas Kesehatan.