IGD 24 JAM: (0536) 3226193
Beranda Profil RS Layanan & Fasilitas Dokter Kami Jadwal Dokter Ketersediaan Kamar Berita Artikel Kesehatan Galeri

Info

Kontak Karier
Kembali ke Artikel Edukasi
Edukasi Kesehatan • 01 April 2024, 09:20

SEHAT RAMADHAN BAGI IBU HAMIL

SEHAT RAMADHAN BAGI IBU HAMIL

SEHAT RAMADHAN BAGI IBU HAMIL

Puasa merupakan salah satu rukun Islam dan ibadah wajib bagi umat muslim di seluruh dunia. Namun, bagi ibu hamil, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri yang cukup berat. Hal ini dikarenakan ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk kesehatan diri dan juga calon bayi yang ada di kandungannya.

Agar tetap bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lancar dan tetap sehat, ayah perlu mengajak ibu hamil melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan sebelum memutuskan untuk menjalani puasa. Selain itu, tidak lupa untuk selalu memastikan kebutuhan gizi dan cairan tetap terpenuhi sesuai usia dan kondisi kehamilan.

Dari sisi medis, berpuasa saat hamil tidak diwajibkan karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi yang mungkin memicu komplikasi kehamilan, seperti kontraksi palsu, infeksi saluran kemih, ataupun kelahiran prematur. Selain itu, puasa saat hamil tanpa pertimbangan nutrisi juga dikhawatirkan akan mengganggu asupan nutrisi bagi janin.

Namun, jika telah mendapatkan persetujuan dari dokter kandungan dan janin dipastikan dalam keadaan sehat, ibu hamil diperkenankan untuk menjalani puasa. Nantinya, dokter akan menganjurkan ibu hamil untuk memperhatikan pola makan serta asupan nutrisinya selama sahur dan berbuka.

Anda disarankan untuk menjalani puasa sebaik mungkin dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap tercukupi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi buah segar saat sahur dan berbuka puasa.
  2. Konsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang saat sahur dan berbuka, yaitu 50% karbohidrat, 25% protein, 10–15% lemak sehat, serta vitamin dan mineral.
  3. Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat untuk mencegah terjadinya sembelit pada ibu hamil.
  4. Hindari konsumsi kafein berlebih. Konsumsi kafein berlebih dapat memicu dehidrasi dan meningkatkan asam lambung yang berisiko memperburuk kondisi ibu hamil selama berpuasa.
  5. Hindari konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi.
  6. Batasi aktivitas fisik yang berat.
  7. Segera batalkan puasa apabila mengalami morning sickness atau muncul gejala dehidrasi, seperti pusing, lelah, hingga urine berwarna kuning pekat atau gelap.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

1. Rajin Berolahraga Saat Puasa,

Jika selama ini olahraga sudah menjadi gaya hidup, sebaiknya kamu teruskan gaya hidup kamu yang sehat ini. Namun jika kamu jarang berolahraga, sebaiknya kamu mulai mencoba untuk berolahraga, khususnya di bulan puasa ini. Karena selain akan menghindari tubuh kamu dari penyakit, nyatanya berolahraga saat menjalankan ibadah puasa juga mampu meningkatkan kesuburan kamu. Kamu bisa melakukan olahraga setelah sahur atau sebelum berbuka puasa untuk meningkatkan hormon reproduksi kamu. Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti aerobik, senam, atau yoga.

2. Hindari Stress Berlebihan

Stres memiliki dampak negatif terhadap kesuburan. Ketika sedang menjalani program hamil, wanita dianjurkan untuk dapat mengelola stres dengan baik. Misalnya dengan cukup istirahat, melakukan yoga, meditasi, me time, atau hal apa pun yang disukai.

Butuh bantuan medis? Chat kami!