Waspada Kabut Asap Akibat Karhutla
Waspada Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat menurunkan kualitas udara dan berdampak pada kesehatan, terutama bagi bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit paru, asma, dan penyakit jantung. Kabut asap mengandung partikel halus PM2.5 dan berbagai polutan yang dapat masuk ke saluran pernapasan sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Paparan kabut asap dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, batuk, sesak napas, sakit kepala, serta memperburuk penyakit pernapasan yang telah ada. Untuk mengurangi risikonya, batasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara buruk, gunakan masker yang sesuai apabila harus beraktivitas di luar, hindari paparan asap rokok, perbanyak minum air putih, dan penuhi kebutuhan gizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh.
Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk yang tidak kunjung membaik, sesak napas, demam, atau keluhan lain setelah terpapar kabut asap. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.
RSIA Yasmin Palangka Raya siap melayani kebutuhan kesehatan ibu, anak, dan keluarga melalui layanan dokter spesialis, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kehamilan (ANC), pelayanan kesehatan anak, laboratorium, dan layanan penunjang lainnya. Mari jaga kesehatan diri dan keluarga dengan tetap waspada terhadap dampak kabut asap dan segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami.