IGD 24 JAM: (0536) 3226193
Beranda Profil RS Layanan & Fasilitas Dokter Kami Jadwal Dokter Ketersediaan Kamar Berita Artikel Kesehatan Galeri

Info

Kontak Karier
Kembali ke Artikel Edukasi
Edukasi Kesehatan • 27 July 2026, 09:44

Kabut asap akibat karhutla

Kabut asap akibat karhutla

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat berdampak serius terhadap kesehatan. Paparan polutan berbahaya, terutama partikel halus PM2.5, dapat masuk hingga ke paru-paru dan aliran darah sehingga meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, batuk, sesak napas, hingga memperburuk penyakit saluran pernapasan. Paparan yang berlangsung lama juga dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi paru, penyakit jantung, stroke, serta gangguan kesehatan pada ibu hamil dan anak.

Ibu hamil, bayi, dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap dampak kabut asap. Oleh karena itu, segera lakukan pemeriksaan apabila muncul keluhan seperti batuk yang tidak kunjung membaik, demam, sesak napas, napas berbunyi, atau tanda-tanda gangguan kesehatan lainnya. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Selain itu, lindungi keluarga dengan membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara buruk, menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar, menjaga kebersihan udara di dalam rumah, serta mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi setiap hari.

Apabila ibu hamil, bayi, atau anak mengalami keluhan akibat paparan kabut asap, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Tim dokter di RSIA Yasmin Palangka Raya siap memberikan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan yang optimal sesuai kebutuhan pasien.

RSIA Yasmin Palangka Raya
Mari jaga kesehatan keluarga, terutama ibu dan buah hati, di tengah musim kabut asap.

Butuh bantuan medis? Chat kami!